Setengah dari penembakan AS paling mematikan terjadi di Texas
Uncategorized

Setengah dari penembakan AS paling mematikan terjadi di Texas

AUSTIN (KXAN) – Lima dari 10 penembakan paling mematikan dalam sejarah AS terjadi di Texas, dengan tiga dalam lima tahun terakhir. Empat dari 10 adalah penembakan di sekolah.

Texas adalah negara bagian terbesar kedua berdasarkan populasi — California adalah yang pertama. California memiliki satu penembakan yang dikategorikan di bawah 10 yang paling mematikan—pembantaian San Ysidro McDonald’s 1984 di San Diego, California dengan 21 kematian.

Pada tahun 2019, KXAN Investigates meliput A History of Mass Violence in Texas. Gunakan tautan untuk melihat garis waktu penembakan massal Texas. Dari 1980 hingga 2019, Texas mengalami setidaknya 32 penembakan massal.

2022: Penembakan di Sekolah Dasar Robb / Uvalde, Texas

Pada hari Selasa, Salvador Rolando Ramos, 18, mulai menembak di dalam sebuah sekolah dasar di Uvalde. Para pejabat mengatakan Ramos membunuh 19 anak-anak dan dua orang dewasa di Sekolah Dasar Robb. Ramos dibunuh oleh petugas penegak hukum yang merespons.

2019: Penembakan El Paso Walmart / El Paso, Texas

Pada 3 Agustus 2019, Patrick Crusius yang berusia 21 tahun menembak dan membunuh 22 orang di sebuah Walmart di El Paso. Crusius meninggalkan tempat kejadian tetapi kemudian menyerahkan diri ke polisi.

2017: Penembakan gereja Sutherland Springs / Sutherland Springs, Texas

Pada 5 November 2017, Devin Patrick Kelley yang berusia 26 tahun menembak dan membunuh 26 orang di Gereja First Baptist di Sutherland Springs. Petugas penegak hukum kemudian mengumumkan Kelley ditemukan tewas di dalam kendaraan dari luka tembak yang ditimbulkannya sendiri.

1991: Penembakan Luby / Killeen, Texas

Pada 16 Oktober 1991, George Hennard yang berusia 35 tahun menabrakkan kendaraannya ke kafetaria Luby di Killeen. Dia kemudian melanjutkan untuk menembak dan membunuh 23 orang sebelum bunuh diri.

1966: Penembakan menara Universitas Texas / Austin, Texas

Menurut Behind the Tower, pada 1 Agustus 1966, Charles Whitman yang berusia 25 tahun menembak dan membunuh 14 orang dan seorang anak yang belum lahir, dari atas menara University of Texas. Dia melukai 30 lainnya – dua di antaranya kemudian meninggal karena luka yang diderita.

Behind the Tower adalah sejarah publik dari penembakan massal tahun 1966.

Tentu bagi orang awam apalagi para togelmania pasti kerap mendengar istilah “toto sgp” bukan?. Yah, togelhkg merupakan ungkapan atau singkatan khusus yang telah lama dipakai oleh fans togel sgp didunia sejak pernah kala. Jadi toto sgp itu sebenarnya sama saja yang diambil kesimpulan sebagai togel singapura.